Agak aneh bahwa sejak masih muda, orang-orang yang tidak disukai orang lain lantaran perbuatannya kurang baik, justeru pada baik sama saya. Belakangan baru saya tahu bahwa rekan-rekan Mx saling tak suka antara satu dan lainnya, mereka kumpul cuma lantaran saya (lho kok bisa ya?).
Ceritanya si S adalah musuh bebuyutannya si T sejak umur 14. Menurut saya emang si T orangnya egosentris dan kurang hormat ma orang lain. Lalu si Claudia yang punya toko, orangnya aneh. Kata si S dari masih sekolah si C suka nangis sambil ngeluh betapa mahalnya biaya sekolah (mereka di sekolah private) tetapi setiap berlibur sekeluarganya akan terbang ke Eropa atau bahkan Asia. Jadinya si S kurang simpatik sama si C. Belakangan suami si C memanfaatkan suami si S, jadinya mereka bentrokan. Lalu si A dengan T, si D dengan si N...dst...dst...
Tetapi semua rekanku ini pada baik dan amat menolong di saat-saat aku susah. Bahkan mereka saling call saat aku terbaring di rumah sakit untuk gantian jagain aku dan antar jemput Yayah sekolah. Team work abis dah (kok bisa ya?).
Kisah demi kisah, teman demi teman kuceritakan pada adikku. Ternyata dari pikiranku yang ruwet berusaha menelaah jalan pikiran teman-temanku ini adikku menjawab dengan sederhana:
"Ada dua kemungkinannya Wid", gitu katanya, "kemungkinan pertama: setelah melihat kamu, mereka berasa KASIHAN karena kamu orang baik."
"Kemungkinan kedua yang mana saya anggap paling betul adalah bahwa setelah melihat kamu, mereka TAKUT karena tampaknya kamu jauh lebih TEGA dan lebih JUAHAT dari semua. Jadinya mereka berbaik ria guna menghindari masalah..."
(huahahah...ngeledek apa serius nih?)