Our Home Far Away From Home

Posted by Widi on Apr 21, '08 1:43 PM for everyone

Yang namanya tinggal di negeri orang sudah tentu banyak kejutan dari perbedaan budaya dan cara berpikir yang ada. Yang saya anggap unik dari budaya di sini adalah cara bergaul antara pria dan wanita. Di sini antar wanita tiap ketemu ato baru kenal pun langsung salaman sambil baku cium pipi. Antara pria dan wanita juga begitu, kalo sudah kenal ya tiap ketemu sun pipi. Oleh karena hal tersebut di atas maka tidak terpikir oleh saya bahwa mereka justeru punya batasan yang melebihi tata pergaulan orang Indonesia pada umumnya.

Pasalnya suatu hari anjing saya melarikan diri, langsung saya telpon sekuriti di gerbang depan supaya jaga-jaga kalo anjing saya lolos keluar kompleks. Naah karena sudah malam remang-remang, suami saya bilang, biarlah saya cari sekalian olah raga jalan kaki. Maka pergilah dia.

Lama ditunggu belum datang maka saya berdiri di depan rumah sambil tengok-tengok. Lalu muncullah sosoknya dari kejauhan. Asli saat itu sudah bertambah gelap. Setelah agak dekat saya sapa: "Mana si Belle...?" Orang itu melangkah semakin dekat lalu sadarlah saya bahwa itu bukan suami saya tetapi suami tetangga depan. Kontan saya bilang: "maaf ya...saya kira suami saya..." Dengan mencibir dia berserloroh: "Like I don't know what you're up to."

Saya berasa tersinggung dengan reaksinya yang gak sedap, sekaligus bertanya-tanya apa maksud perkataannya? Beberapa hari kemudian saya cerita ke seorang teman. Maka mengertilah saya apa arti perkataan itu. Katanya, di Mx sini PANTANG sekali wanita berbicara dengan tetangga pria, karena hal itu berarti flirting alias naksir. Nauzubillah....wong cuma salah lihat koq jadi negatif bener. Lagian tak u'u' yeeee...gantengan juga suami gw.

Hal kedua adalah gerombolan sekuriti di pintu gerbang. Sementara di Indonesia sudah hal biasa untuk sekedar ngasih martabak di sore hari atau jajanan apa pun pada sekuriti, di Mx tidaklah demikian. Yang jaga tiga orang setiap harinya, dua orang di saat malam. Karena mereka selalu ringan tangan membantu saat anjing saya lepas atau saat ada kesulitan apa pun, maka suatu hari saya berikan sebotol besar coca cola. Oleh satpam yang menerima di bawa pulang pemberian itu karena dikira buat dia seorang. Pernah juga saya kasih makanan, juga dibawa pulang oleh yang menerima. Sekali lagi teman saya bilang: "Please stop doing that...whoever received it, wil think that you have special attention with him, again...flirting..."

Duh ternyata kita perlu belajar buat hal-hal kecil kaya gini supaya gak jadi perkara. Intinya gak boleh ramah terhadap kaum Adam di negeri ini karena bisa bahaya buntutnya. Padahal orang Indonesia kan tau sendiri deh...wanitanya suka nyerocos terhadap siapa saja tanpa beban moral lha wong cuma ngobrol koq repot...

 

 


itsybitsyme wrote on Apr 21
berarti cowo2x disana kadar ge-er nya tinggi banget ya hehehehe...masa ngajak ngobrol atau ngasih coca cola aja dikira flirting
themermaids wrote on Apr 21
Hehe iya tuh, ge-er banget. Cowo Indonesia ternyata lebih top.
jajanih wrote on Apr 22
iya... kayaknya sih bukan salah yg ngomong atau yg dikasih sesuatu deh... emang dasar yg diajak ngomong atau yg dikasih sesuatu itu yg emang pengen flirting... hehehe....
i think it is not about by doing that you are filrty, but by doing that you are opening an opprtunity for those who want to be flirty to you...
deenita wrote on Apr 22
Ealah.... ladang ini belalangnya beda banget ya...:-)
julievilla wrote on Apr 22
duh geer bener cowok mexico.....kekekekekek......
kenni2007 wrote on Apr 23
nyengir...
themermaids wrote on May 3
baru kemaren si bapak ge-er itu lewat lagi. Aku tebak usianya 60-an (kok masih ge-eran ya?). Kebetulan suamiku di depan rumah denganku. Langsung aja aku peluk-peluk suamiku sampe dia kaget karena sbg orang Indo aku anti banget mesra-mesra di depan orang, apa lagi sampe di depan rumah. Rupanya diam-diam aku sakit hati loh...
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help