Ditulis: tgl 25 January 2005
Punya anak lain dari biasanya. Sejak lahir tidak suka dot-empeng, tapi suka yang lainnya.
Maka tersebutlah seorang bayi dengan gombalnya yang tak terpisahkan. Kemanapun bayi itu pergi selalu menenteng selembar gombal putih yang tiada lain merupakan popok bayi dari bahan katun putih. Bayi ini punya 36 helai yang setiap hari dicuci serta disetrika ibunya sampai licin.
Adapun yang menjadi kesukaan bayi adalah gombal yang sudah rabik dan keluar benang-benang halus di sudut-sudutnya. Naaah inilah bagian yang sangat enak untuk dihisap dan diemut-emut terutama saat kantuk menyerang, atau di waktu bermain jika si bayi merasa rindu pada gombalnya yang luar biasa berkhasiat itu. Tampak sesekali si bayi menggenggam erat lalu menghisap gombalnya sambil bermain.
Singkatnya gombal yang berjumlah 3 lusin itu punya daya magis serta aneka manfaat yang mustahil untuk diruaikan, hingga terpaksa hanya disimpan dalam hati si bayi sendiri.
Gombal-gombal tersebut disinyalir oleh ibunya membuat hati bayi merasa tenteram serta menepis segala jenis kekhawatiran bayi. Walaupun masih ada satu kekhawatiran yang tertinggal dalam hati si bayi, yaitu:
Jangan sampai ibunya memberi nama: Sarah Gombal
NB: sampai sekarang pun Sarah masih ngemut gombal. Tiap gombalnya udah semaleman diemut, paginya dengan sewenang-wenang dia lempar ke emaknya sambil bilang: "It's stink mommy, give me a clean blanky please..."